Sunday, 25-02-2024
  • Manajemen Informatika Politeknik Negeri Fakfak

Mahasiswa Sebagai Agen Perubahan

Diterbitkan :

Posisi mahasiwa saat ini seringkali mendapatkan julukan sebagai agent of change atau agen perubahan. Agen perubahan yang timbul dalam diri mahasiwa tentunya harus mempunyai kesadaran jiwa, kepekaan, rasa peduli, dan imajinasi untuk kehidupan yang lebih baik. Hal ini tentunya membuat mahasiswa memiliki tanggung jawab yang tinggi terhadap perubahan-perubahan yang terjadi. Perubahan yang dimaksud adalah perubahan yang mengarah untuk hal yang lebih baik lagi dan memberikan manfaat serta menjadi pengontrol untuk diri sendiri, orang tua, teman, orang sekitar dan untuk Negara.

Kenapa harus mahasiswa? Kenapa bukan orang lain saja? Saat ini mahasiswa dikenal sebagai seseorang yang memiki cara berfikir yang kritis, berani, demokratis, tetapi juga turut andil dalam melakukan berbagai kontribusi untuk perubahan yang lebih baik. Wujud peranan mahasiswa sebagai agen perubahan bukan berarti kita hanya menjadi perintis perubahan, tetapi kita juga harus menjadi pelaku dalam perubahan tersebut. Tanpa sebuah aksi nyata, perubahan pun tidak akan mungkin terjadi. Sesama mahasiswa harus hidup berdampingan dalam menciptakan sebuah perubahan. Berani mengatakan kebenaran, tidak menyembunyikan kebohongan, dan selalu menyerukan keadilan agar tidak terpedaya omong kosong para politisi yang mengatasnamakan kesejahteraan.

Sebagai Agent of Change sudah seharusnya mahasiswa siap dalam menghadapi tantangan yang diakibatkan oleh perkembangan zaman yang tidak menentu hingga menimbulkan pergeseran dan segala problematikanya di lingkungan masyarakat untuk saat ini. Mahasiswa sudah seharusnya memiliki pemikiran yang solutif dan sifat sensitivitas yang tinggi hingga mampu memberikan dedikasi yang berguna untuk lingkungan masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan dan sosial masyarakat.

Penulis : Admin_Polinef

Tulisan Lainnya

Kampus Sebagai Miniatur Negara

Dibaca : 359 kali